A. Hakikat, Fungsi dan Peranan Media Pembelajaran
mengemukakan bahwa Gunawan (2014: 74-76)
1. hakikat media pembelajaran
kata media berasal dari bahasa Latin medius yang secara harafiah berarti tengah, perantara, atau pengantar. Gerlach &Ely (1971) menyatakan bahwa media apabila dipahami secara garis besar adalah manusia, materi atau kejadian yang membangun kondisi yang membuat peserta didikmampu memperoleh pengetahuan ,keterampilan, atau sikap.
2. fungsi media pembelajaran
a. kemampuan fiksatif, adalah menangkap,menyimpan,dan menampilkan kembali suatu obyek atau kejadian.
b. kemampuan manipulatif, adalah media dapat menampilkan kembali obyek atau kejadian dengan berbagai macam perubahan(manipulasi) sesuai keperluan
c. kemampuan distributif, adalah media mampu menjangkau audien yang besar jumlahnya dalam satu kali secara serempak.
3. peranan media pembelajaran
a. penyampaian materi pembelajran dapat diseragamkan
Guru mungkin mempunyai penafsiran yang beraneka ragam tentang sesuatu hal. melalui media, penafsiran yang beragam ini dapat direduksi dan disampaikan kepada siswa secara seragam.
b. proses pembelajaran menarik
B. jenis-jenis dan karakteristik media pembelajaran
1. jenis-jenis media pembelajaran
a. media grafis
b. media audio
c. media projeksi
2. karakteristik
mengemukakan bahwa Al Tabany,2015:227, media startegi pembelajaran merupkan wadah dari pesan yang oleh sumber atau penyaluran ingin diteruskan kepada sasaran atau penerimaan pesan tersebut dan materi yang ingin disampaikan adalah pesan pembelajaran.
C. Pemilihan Penggunaan,Perwatan media Pembelajaran Sederhana
mengemukakan bahwa Rusman 2013:169 ,sebagai berikut:
a. menentukan media pembelajaran berdasarkan identifikasi tujuan pembelajaran atau kompetensi dan karakteristik aspek materi pelajaran yang akan dipelajari
b. mengidentifikasi karakteristik media pembelajaran harus disesuaikan dengan tingkatan kemampuan siswa, penggunaanya dikuasai guru , ada di sekolah,mudah penggunannya, tidak memerlukan waktu yang disediakan,dapat mencapai tujuan pembelajaran dan meningkatan kreativitas siswa.
D. Pemanfaatan Lingkungan sebagai sumber belajar
Pemanfaatan lingkungan menumbuhkan aktivitas belajar anak (learning activities) yang lebih meningkat. Penggunaan cara atau metode yang bervariasi merupakan tuntutan dan kebutuhan yang harus dipenuhi dalam pendidikan untuk anak usia dini. Begitu banyaknya nilai dan manfaat yang dapat diraih dari lingkungan sebagai sumber belajar dalam pendidikan anak usia dini bahkan hampir semua tema kegiatan dapat dipelajari dari lingkungan. Namun demikian diperlukan adanya kreativitas dan jiwa inovatif dari para guru untuk dapat memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar. Lingkungan merupakan sumber belajar yang kaya dan menarik untuk anak-anak. Lingkungan mana pun bisa menjadi tempat yang menyenangkan bagi anak-anak. Jika pada saat belajar di kelas anak diperkenalkan oleh guru mengenai binatang, dengan memanfaatkan lingkungan anak 521 akan dapat memperoleh pengalaman yang lebih banyak lagi. Dalam pemanfaatan lingkungan tersebut guru dapat membawa kegiatan-kegiatan yang biasanya dilakukan di dalam ruangan kelas ke alam terbuka dalam hal ini lingkungan. Namun jika guru menceritakan kisah tersebut di dalam ruangan kelas, nuansa yang terjadi di dalam kelas tidak akan sealamiah seperti halnya jika guru mengajak anak untuk memanfaatkan lingkungan. Memanfaatkan lingkungan sekitar dengan membawa anak-anak untuk mengamati lingkungan akan menambah keseimbangan dalam kegiatan belajar. Artinya belajr tidak hanya terjadi di ruangan kelas namun juga di luar ruangan kelas dalam hal ini lingkungan sebagai sumber belajar yang sangat berpengaruh terhadap perkembangan fisik, keterampilan sosial, dan budaya, perkembangan emosional serta intelektual.
Daftar Pustaka
Altabany . 2015 . Desain Pengembangan Pembelajaran Tematik bagi anak usia dini . Jakarta:Kencana
Gunawan . 2014. Pengembangan Kompetensi Guru Ips. Bandung:IKAPI
Rusman . 2013 . Belajar dan Pembelajaran Berbasis komputer. Bandung: Alfabeta
mengemukakan bahwa Gunawan (2014: 74-76)
1. hakikat media pembelajaran
kata media berasal dari bahasa Latin medius yang secara harafiah berarti tengah, perantara, atau pengantar. Gerlach &Ely (1971) menyatakan bahwa media apabila dipahami secara garis besar adalah manusia, materi atau kejadian yang membangun kondisi yang membuat peserta didikmampu memperoleh pengetahuan ,keterampilan, atau sikap.
2. fungsi media pembelajaran
a. kemampuan fiksatif, adalah menangkap,menyimpan,dan menampilkan kembali suatu obyek atau kejadian.
b. kemampuan manipulatif, adalah media dapat menampilkan kembali obyek atau kejadian dengan berbagai macam perubahan(manipulasi) sesuai keperluan
c. kemampuan distributif, adalah media mampu menjangkau audien yang besar jumlahnya dalam satu kali secara serempak.
3. peranan media pembelajaran
a. penyampaian materi pembelajran dapat diseragamkan
Guru mungkin mempunyai penafsiran yang beraneka ragam tentang sesuatu hal. melalui media, penafsiran yang beragam ini dapat direduksi dan disampaikan kepada siswa secara seragam.
b. proses pembelajaran menarik
B. jenis-jenis dan karakteristik media pembelajaran
1. jenis-jenis media pembelajaran
a. media grafis
b. media audio
c. media projeksi
2. karakteristik
mengemukakan bahwa Al Tabany,2015:227, media startegi pembelajaran merupkan wadah dari pesan yang oleh sumber atau penyaluran ingin diteruskan kepada sasaran atau penerimaan pesan tersebut dan materi yang ingin disampaikan adalah pesan pembelajaran.
C. Pemilihan Penggunaan,Perwatan media Pembelajaran Sederhana
mengemukakan bahwa Rusman 2013:169 ,sebagai berikut:
a. menentukan media pembelajaran berdasarkan identifikasi tujuan pembelajaran atau kompetensi dan karakteristik aspek materi pelajaran yang akan dipelajari
b. mengidentifikasi karakteristik media pembelajaran harus disesuaikan dengan tingkatan kemampuan siswa, penggunaanya dikuasai guru , ada di sekolah,mudah penggunannya, tidak memerlukan waktu yang disediakan,dapat mencapai tujuan pembelajaran dan meningkatan kreativitas siswa.
D. Pemanfaatan Lingkungan sebagai sumber belajar
Pemanfaatan lingkungan menumbuhkan aktivitas belajar anak (learning activities) yang lebih meningkat. Penggunaan cara atau metode yang bervariasi merupakan tuntutan dan kebutuhan yang harus dipenuhi dalam pendidikan untuk anak usia dini. Begitu banyaknya nilai dan manfaat yang dapat diraih dari lingkungan sebagai sumber belajar dalam pendidikan anak usia dini bahkan hampir semua tema kegiatan dapat dipelajari dari lingkungan. Namun demikian diperlukan adanya kreativitas dan jiwa inovatif dari para guru untuk dapat memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar. Lingkungan merupakan sumber belajar yang kaya dan menarik untuk anak-anak. Lingkungan mana pun bisa menjadi tempat yang menyenangkan bagi anak-anak. Jika pada saat belajar di kelas anak diperkenalkan oleh guru mengenai binatang, dengan memanfaatkan lingkungan anak 521 akan dapat memperoleh pengalaman yang lebih banyak lagi. Dalam pemanfaatan lingkungan tersebut guru dapat membawa kegiatan-kegiatan yang biasanya dilakukan di dalam ruangan kelas ke alam terbuka dalam hal ini lingkungan. Namun jika guru menceritakan kisah tersebut di dalam ruangan kelas, nuansa yang terjadi di dalam kelas tidak akan sealamiah seperti halnya jika guru mengajak anak untuk memanfaatkan lingkungan. Memanfaatkan lingkungan sekitar dengan membawa anak-anak untuk mengamati lingkungan akan menambah keseimbangan dalam kegiatan belajar. Artinya belajr tidak hanya terjadi di ruangan kelas namun juga di luar ruangan kelas dalam hal ini lingkungan sebagai sumber belajar yang sangat berpengaruh terhadap perkembangan fisik, keterampilan sosial, dan budaya, perkembangan emosional serta intelektual.
Daftar Pustaka
Altabany . 2015 . Desain Pengembangan Pembelajaran Tematik bagi anak usia dini . Jakarta:Kencana
Gunawan . 2014. Pengembangan Kompetensi Guru Ips. Bandung:IKAPI
Rusman . 2013 . Belajar dan Pembelajaran Berbasis komputer. Bandung: Alfabeta
Comments
Post a Comment